WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI

Jumat, 24 Oktober 2014



Sepenggal  cerita  dari  kisah  hati  yang  tragis
Ini kisah tentang hatiku, hatimu dan  hatinya,
Kisah  lama  yang  menjadi  kenangan  masa kini,
Hati  yang  tak bisa  memilih karena
Perasaan yang bimbang,
Hatiku  yang dulu  berbunga  karena hatinya,
Tapi sayang, Hatinya begitu jauh  untuk merasakan aroma bunga hatiku,
Masa kini adalah masa hatiku dan hatimu untuk bersama saling menebar bunga hati,
Kenapa  dalam masa kini hatinya baru merasakan aroma bunga hatiku?
Bunga hatiku yang telah lama mekar  dan masa kini membuat kemekaran itu mulai meredup seiring berjalan kisah hati





 
Mengintip  Otak Orang-orang yang sedang  Jatuh  Cinta
                       
G
ambaran  otak manusia yang normal dengan otak yang sedang jatuh cinta ternyata berbeda. Hal ini berdasarkan penelitian kognitif dan fungsional otak dari hasil perbandingan tes MRI. MRI sendiri adalah tes yang menggunakan medan magnet dan pulsa energy gelombang radio untuk membuat gambar organ dan struktur di dalam tuhbuh. Dalam penelitian ini otak yang menjadi sampelnya. Hal yang menjadikan gambaran otak manusia normal dan otak manusia yang sedang jatuh cinta itu berbeda, menurut para penelitinya, itu karena berbedanya jumlah cairan kimia otak (neurotransmitter) pada keduanya. Stephanie Ortigue, asisten Prof.Psikologi dari Syracuse Universit, New York AS, yang merupakan kepala penelitian ini menyatakanbahwa gambaran ini menjelaskan tentang bagaimana jaringan yang satu dengan yang lain yang saling berinteraksi. In tent saja dipicu oleh kadar cairan kimia otak (neurotransmitter) di dalam otak trsebut. Dengan mekanisme yang sasma, saat depresi dan patah hati juga, otak akan memberikan penampakan yang berbeda dari pada otak yang normal.
Dari gambar diatas dapat terlihat jelas, area-area otak kmana saja yang lebih aktif saat jatuh cinga dibandingkan dengan area lainya yang cenderung tetap. Area otak yang lebih aktif saat jatuh cinta dapat terlihat dari warnanya yang merah dan merah muda, mengapa demikian ? hal ini terkait denga nkadar cairan kimia otak (neurotransmitter) yang ada pada saat jatuh cinta tersebut.
Pada saat orang jatuh cinta, menurut para peneliti dari Syracuse University, New York AS, beberapa hal dibawah ini akan terjadi:
Munculnya area otak yang lebih aktif daripada area yang lain. Area-area tersebut diantaranya adalah area girus dorsolateral bagian tengah-depan, area insula , girus temporal superior, girus angular, korteks occipitral, inti kaudatus, thalamus, cingulated anteprecentral.
1.    Naiknya kadar kortisol dalam darah di otak dan tubuh. Hal ini akan menyebabkan tingkat stres yang tinggi dan menurunnya sensifitas terhadap rasa sakit.
2.    Naiknya kadar dopamine. Hal ini akan menyebabkan tingkat kesenangan yang tinggi, munculnya motivasi yang tinggi dan menurunyya tingkat kesedihan.
3.    Naiknya kadar oksitosin. Hal ini akan menyebabkan tingkat kepercayaan yang tinggi, limpahan rasa sayang yang tinggi, dan menurunnya tingkat ketakutan.
4.    Naiknya kadar vasopressin. Hal ini akan menyebabkan prningkatan gairah seksual, peningkatan daya tarik fisik, dan penurunan rasa gelisah
5.    Turunnya kadar serotonin. Hal ini akan menyebabkan peningkatan pemikiran yang obsesif serta peningkatan agresivitas diri.
6.    Naiknya kadar estrogen dan testoteron. Hal ini akan menyebabkan peningkatan gairah seksual, peningkatan daya tarik fisik, dan penurunan rasa gelisah.
7.    Naiknya kadar adrenalin. Hal ini akan menyebabkan peningkatan gairah seksual ketertarikan dan juga penurunan rasa gelisah.
8.    Tak hanya naik-turunnya hal-hal yang fungsional, hal-hal kognitif juga akan tampak. Seperti peningkatan citra diri, munculnya pandangan bahwa pasangan terlihat menarik, munculnya perhatian yang lebih pada pasangan, timbulnya focus yang berlebih terhadap pasangan, serta munculnya kemampuan memahami pasangan secara optimal.
Jika dilihat dari penjelasan diatas, jatuh cinta ternyata memberikan hal-hal positif. Oleh karena itu, tidak salah jika kita tak hanya jatuh cinta dihari Valentine, bukan??Mari jatuh cinta setiap saat pada pasangan Anda. kompas

 
Mengintip  Otak Orang-orang yang sedang  Jatuh  Cinta
                       
G
ambaran  otak manusia yang normal dengan otak yang sedang jatuh cinta ternyata berbeda. Hal ini berdasarkan penelitian kognitif dan fungsional otak dari hasil perbandingan tes MRI. MRI sendiri adalah tes yang menggunakan medan magnet dan pulsa energy gelombang radio untuk membuat gambar organ dan struktur di dalam tuhbuh. Dalam penelitian ini otak yang menjadi sampelnya. Hal yang menjadikan gambaran otak manusia normal dan otak manusia yang sedang jatuh cinta itu berbeda, menurut para penelitinya, itu karena berbedanya jumlah cairan kimia otak (neurotransmitter) pada keduanya. Stephanie Ortigue, asisten Prof.Psikologi dari Syracuse Universit, New York AS, yang merupakan kepala penelitian ini menyatakanbahwa gambaran ini menjelaskan tentang bagaimana jaringan yang satu dengan yang lain yang saling berinteraksi. In tent saja dipicu oleh kadar cairan kimia otak (neurotransmitter) di dalam otak trsebut. Dengan mekanisme yang sasma, saat depresi dan patah hati juga, otak akan memberikan penampakan yang berbeda dari pada otak yang normal.
Dari gambar diatas dapat terlihat jelas, area-area otak kmana saja yang lebih aktif saat jatuh cinga dibandingkan dengan area lainya yang cenderung tetap. Area otak yang lebih aktif saat jatuh cinta dapat terlihat dari warnanya yang merah dan merah muda, mengapa demikian ? hal ini terkait denga nkadar cairan kimia otak (neurotransmitter) yang ada pada saat jatuh cinta tersebut.
Pada saat orang jatuh cinta, menurut para peneliti dari Syracuse University, New York AS, beberapa hal dibawah ini akan terjadi:
Munculnya area otak yang lebih aktif daripada area yang lain. Area-area tersebut diantaranya adalah area girus dorsolateral bagian tengah-depan, area insula , girus temporal superior, girus angular, korteks occipitral, inti kaudatus, thalamus, cingulated anteprecentral.
1.    Naiknya kadar kortisol dalam darah di otak dan tubuh. Hal ini akan menyebabkan tingkat stres yang tinggi dan menurunnya sensifitas terhadap rasa sakit.
2.    Naiknya kadar dopamine. Hal ini akan menyebabkan tingkat kesenangan yang tinggi, munculnya motivasi yang tinggi dan menurunyya tingkat kesedihan.
3.    Naiknya kadar oksitosin. Hal ini akan menyebabkan tingkat kepercayaan yang tinggi, limpahan rasa sayang yang tinggi, dan menurunnya tingkat ketakutan.
4.    Naiknya kadar vasopressin. Hal ini akan menyebabkan prningkatan gairah seksual, peningkatan daya tarik fisik, dan penurunan rasa gelisah
5.    Turunnya kadar serotonin. Hal ini akan menyebabkan peningkatan pemikiran yang obsesif serta peningkatan agresivitas diri.
6.    Naiknya kadar estrogen dan testoteron. Hal ini akan menyebabkan peningkatan gairah seksual, peningkatan daya tarik fisik, dan penurunan rasa gelisah.
7.    Naiknya kadar adrenalin. Hal ini akan menyebabkan peningkatan gairah seksual ketertarikan dan juga penurunan rasa gelisah.
8.    Tak hanya naik-turunnya hal-hal yang fungsional, hal-hal kognitif juga akan tampak. Seperti peningkatan citra diri, munculnya pandangan bahwa pasangan terlihat menarik, munculnya perhatian yang lebih pada pasangan, timbulnya focus yang berlebih terhadap pasangan, serta munculnya kemampuan memahami pasangan secara optimal.
Jika dilihat dari penjelasan diatas, jatuh cinta ternyata memberikan hal-hal positif. Oleh karena itu, tidak salah jika kita tak hanya jatuh cinta dihari Valentine, bukan??Mari jatuh cinta setiap saat pada pasangan Anda. kompas

 
Sebagian besar masalah yang berkaitan dengan translasi valuta berasal dari fakta bahwa kurs-kurs valuta asing yang digunakan dalam proses translasi jarang konstan. Konsekuensinya, hasil operasi dapat bervariasi,akibat adanya perbedaan dalam kurs-kurs translasi yang dipakai dan disposisi akuntansi dari efek-efek keuangan yang dihasilkan.
Perkembangan seperti runtuhnya dominasi mata uang dolar, pergerakan niali mata uang yang disetujui oleh pemerintah, dan globalisasi pasar-pasar modal dunia, berperan besar meningkatkan ketertarikan eksekutif-eksekutif keuangan, akuntan, dan komunitas keuangan pada pentingnya dan konsekuensi-konsekuensi ekonomi dari translasi valuta asing.

Alasan-Alasan bagi Translasiè
Translasi adalah proses penyajian kembali (restating) berbagai saldo valuta asing kedalam valuta tunggal yang ekivalen.
Ø  Alasan utama adalah :  Perusahaan-perusahaan yang memiliki banyak operasi di luar negeri harus menyiapkan laporang keuangan konsolidasi dalam mata uang yang homogen, sehingga diperlukan kerangka valuta tunggal, dan ini, secara tradisional, berupa valuta pelaporan perusahaan induk.
Ø  Alasan-alasan lainnya adalah :
1.      Untuk mencatat transaksi-transaksi valuta asing
2.      Untuk melaporkan aktivitas-aktivitas cabang dan perusahaan anak internasional
3.      Untuk melaporkan hasil-hasil operasi independen di luar negeri.
Latar Belakang dan Terminologiè
Konversi merupakan pertukaran phisik antara satu valuta dengan valuta yang lain. Sedangkan translasi hanya merupakan perubahan dalam ekspresi moneter, tidak perlu ada pertukaran phisik, tidak ada transaksi yang terjadi. Mekanisme yang digunakan untuk mentranslasikan saldo-saldo valuta asing kedalam valuta domestic yang ekivalen adalah kurs valuta asing, yaitu harga satu unit valuta yang ditunjukkan kedalam valuta lain.
Aktivitas arbitrage adalah aktivitas yang membatu menjamin keseragaman harga valuta di seluruh dunia, karena perusahaan bisnis yang membeli dan menjual valuta asing dalam kaitannya dengan aktivitas impor, ekspor, dan investasi, individu-individu yang berwisata sebagai turis atau yang melakukan pembayaran di luar negeri, dan pedagang professional yang hidup dengan berspekulasi atas naik-turunnya nilai valuta atau dengan mengeksploitasi perbedaan harga sebuah valuta secara simultan dalam pasar yang berbeda.
Spot
forward
Swap
Valuta dibeli dan dijual segera dikirim dalam 2hari bisnis
Persetujuan untuk menukar jumlah valuta tertentu dengan valuta lain pada suatu waktu di masa depan (1,2,3,6 atau 12 bulan)
Melibatkan pembelian spot dan penjualan forward, atau penjualan spot dan pembelian forward secara simultan, dari valuta tertentu.
Nilai tukar dipengaruhi factor perbedaan tingkat inflasi antar Negara bersangkutan, perbedaan suku bunga nasional, dan kekuatan permintaan dan penawaran yang kompleks.

Bekerja dengan baik jika perbedaan suku bunga antar Negara yang bersangkutan lebih besar dari tingkat diskon atas dolar forward yaitu perbedaan antara dolar spot dan dolar forward.
·         Kuotasi langsung yaitu nilai tukar menentukan jumlah tertentu unit valuta domestic yang dibutuhkan untuk mendapatkan satu unit valuta asing.
·         Kuotasi tidak langsung yaitu kurs menentukan harga satu unit valuta domestic dalam valuta asing dan berbanding terbalik dengan cara langsung.


Persoalan
Devaluasi berarti bahwa lebih banyak unit valuta yang didevaluasikan yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah tertentu unit valuta lain, Revaluasi berarti sebaliknya.
System tukar yang mengambang (floating) telah mengakibatkan gejolak nilai tukar yang signifikan selama waktu tersebut. Perkembangan variabilitas nilai tukar bukannya menurun sejak dipakainya system floating tapi justru ternyata meningkat sehingga menciptakan kesulitan dalam prosedur-prosedur translasi valuta asing dan konversi perusahaan multinasional.

Efek terhadap Laporan Keuangan dari Kurs-Kurs Translasi Alternativeà
3 jenis kurs yang dapat digunakan untuk mentraslasikan saldo valuta asing ke dalam valuta domestik, yaitu:
1.      Kurs berlakuàkurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan
2.      Kurs historis à kurs yang berlaku pada saat asset-valuta asing pertama sekali diperoleh atau ketika kewajiban valuta asing terjadi.
3.      Kurs rata-rataàterdiri dari rata-rata sederhana atau rata-rata sederhana tertimbang dari kurs berlaku maupun kurs historis dan merupakan variasi sderhana dari kurs berlaku atau kurs historis.
Intinya adalah pemakaian kurs historis membentengi laporan keuangan dari kerugian atau keuntungan translasi valuta asing yaitu dari peningkatan atau penurunan dalam dolar-ekivalen dari saldo valuta asing akibat fluktuasi kurs translasi antar periode pelaporan. Keuntungan atau kerugian translasi timbul karena penggunaan kurs berlaku.
Transaksi valuta asing terjadi ketika perusahaan membeli/ menjual barang yang pembayarannya dilakukan dalam valuta asing atau ketika perusahaan meminjam atau meminjamkan valuta asing, sehingga diperlukan translasi untuk mempertahankan catatan akuntansi dalam satu valuta saja. Ada 2 macam penyesuaian transaksi :
1.      Keuntungan dan kerugian dari transaksi yang telah terselesaikan,timbul ketika kurs yang digunakan untuk membukukan transaksi berbeda dari kurs yang digunakan untuk mencatat penyelesaiannya.
2.      Keuntungan dan kerugian dari transaksi yang belum terselesaikan timbul ketika laporan keuangan disiapkan sebelum penyelesaian transaksi.

Perbedaan kerugian dan keuntungan transaksi dengan kerugian dan keuntungan translasi:
Kerugian dan Keuntungan Transaksi
Kerugian dan Keuntungan Translasi
v  Sudah terealisasi dan akuntan setuju kerugian atau keuntungan harus dicerminkan dalam laporan keuangan secepatnya.
v  Penyesuaian translasi (termasuk keuntungan atau kerugian transaksi yang belum terselesaikan) dianggap sebagai belum terealisir

Terdapat 2 Metode translasiè
1.      Single Rate Method
Kelebihan :
Kelemahan:
Ø  Metode yang popular di Eropa dan Timur Jauh mengaplikasikan kurs tunggalà kurs berlaku atau kurs penutupan untuk semua aktiva dan kewajiban valuta asing dan biasanya menggunakan rata-rata tertimbang untuk mentranslasikannya.
Ø  Metode kurs berlaku adalah cara yang paling baik untuk mempertahankan rasa local dari laporan valuta. Metode ini mempertahankan hasil keuangan dan hubungan asli dalam laporan konsolidasi dari entitas-entitas individual yang dikonsolidasi.
Ø  Merusak tujuan dasar dari laporan keuangan konsolidasi karena menyajikan untuk keuntungan pemegang saham perusahaan induk
Ø  Mempertahankan valuta pelaporan perusahaan induk sebagai unit pengukuran.
Ø  Asumsi bahwa semua aktiva-valuta local dipengaruhi oleh risiko nilai tukar
Ø  Asumsi bahwa fluktuasi valuta domestic yang ekivalen, yang disebabkan oleh fluktuasi kurs translasi berjalan, merupakan indicator perubahan nilai intrinsic aktiva.


2.      Multiple Rate Methods
Metode kurs berganda àkombinasi nilai tukar berjalan dan historis dalam proses translasi. Dibagi kedalam 3 metode :
1)      Metode berlaku-historis. Populer di AS sebelum tahun 1976
Kelebihan
Kelemahan
·         Kurs berlakuàmentranslasikan aktiva dan kewajiban lancar perusahaan anak di luar negeri kedalam valuta pelaporan persahaan induk.
·         Kurs historisàmentranslasikan aktiva dan kewajiban non lancar, beban depresiasi dan amortisasi.

·         Kurang memiliki justifikasi konseptual.
·         Definisi yang ada tidak menjelaskan mengapa cara klasifikasi mengenai aktiva dan kewajivan lancar dan non-lancar menentukan kurs mana yang akan digunakan dalam proses translasi.
·         Kurs yang berfluktuasi mungkin menghasilkan translasi yag mendistorsi hasil operasi antar periode akuntansi.
2)      Metode moneter-non moneter. Diprakarsai oleh Alm. Prof. Samuel R. Hepworth dalam sebuah riset Reporting Foreign Operations.
Kelebihan:
Kelemahan:
·         Asset dan kewajiban moneterà
mewakili hak untuk menerima atau keharusan untuk membayar sejumlah valuta asing tertentu dimasa depan.(kas, piutang,hutang, dan hutang jangka panjang) ditranslasikan memakai kurs berlaku
·         Item nonmoneteràaktiva tetap, investasi jangka panjang, dan persediaan ditranslasikan memakai kurs historis
·         Item laporan laba-rugi ditranslasikan dengna metode berlaku-historis.
·         Risiko nilai tukar berkaitan dengan komposisi aktiva lancar.
·         Penentuan kurs translasi bergantung pada pola klasifikasi.
·         Risiko persediaanàketika penyesuaian harga local yang mengikuti devaluasi valuta dibatasi oleh control harga pemerintah atau tekanan kompetisi local.
·         Translasi persediaan dengan kurs historis mempertahankan nilai dolar yang mungkin sebenarnya menyimpang dalam hasil konsolidasi.
·         Lambatnya laju turnover persediaan mengakibatkan distorsi margin laba.

3)      Metode temporal
Kelebihan
Kelemahan
·         Translasi valuta merupakan proses konversi pengukuran (penyajian ulang nilai tertentu)
·         Hanya dapat mengubah unit pengukuran.
·         Dapat mengakomodasi kerangka penilaian aktiva apapun  baik biaya historis, current replacement price atau nilai realisasi bersih.
·         Tidak dapat digunakan untuk mengubah atribut suatu item yang sedang di ukur.
Lorensen, Prinsip temporal :
Uang, piutang, dan hutang yang diukur pada jumlah yang dijanjikan seharusnya ditranslasikan memakai kurs yang berlaku pada tanggal neraca. Aktiva dan kewajiban yang diukur pada harga uang seharusnya ditranslasikan memakai kurs yang berlaku pada tanggal yang berkenaan dengan harga uang tersebut.

Efek- efek atas Laporan Keuangan.
Dalam metode kurs berlaku,
v  perubahan kurs mempengaruhi dolar ekivalen dari asset valuta asing total (VA)dan kewajiban valuta asing total (TL) perusahaan anak dalam periode berjalan.
v  Dalam pengertian akuntansi, Asset dan kewajiban dikatakan terbuka (expose) terhadap valuta asing, karena nilai dolarnya dipengaruhi perubahan dalam kurs berlaku.
v  Berlaku posisi aktiva neto-terbuka VA>TL= kerugian translasi jika mengalami depresiasi, dan keuntungan translasi jika apresiasi terhadap dolar.
v  Berlaku posisi kewajiban neto-terbuka VA<TL= keuntungan translasi jika mengalami devaluasi dan kerugian jika apresiasi terhadap dolar.
Hedging strategies merupakan maneuver-manuver protektif yang dilakukan manajer keuangan untuk melindungi laporan keuangan dari gejolak valuta.

Metode mana yang terbaik??
Asumsi tradisional yaitu metode translasi tunggal bias cocok untuk semua kondisi terjadinya translasi dan untuk semua tujuan yang dilayani oleh translasi.
1.      Kondisi yang mendasari translasi valuta asing berebeda secara luas.
v  Penetranslasian suatu perkiraan dari valuta yang stabil ke dalam valuta yang tidak stabil≠ mentranslasikan perkiraan-perkiraan dalam valuta yang tidak stabil ke dalam valuta yang stabil
2.      Translasi dilakukan untuk berbagai tujuan yang berbeda
3 dimensi prosedur translasi:
v  Metode translasi tunggal tidak dapat melayani translasi dengan baik untuk semua situasi  yang beragam dan tujuan yang berbeda sehingga lebih dari satu metode translasi diperlukan.
v  Perlu pendekatan translasi yaitu metode historis, metode berjalan, dan tidak dilakukan translasi sama sekali.

Tujuan utama translasi :
Mengubah unit pengukuran laporan keuangan perusahaan anak di luar negeri dari laporan keuangan yang tadinya didefinisikan dalam valuta asing kedalam laporan keuangan yang didefinisikan dalam valuta domestic.
Tujuan lain :
Menjadikan laporan keuangan luar negeri sesuai
dengan prinsip akuntansi yang diterima umum di Negara tempat perusahaan induk berada.
Prinsip temporal
Metode kurs berlaku
Karena ;aporan keuangan luar negeri dalam sudut pandang perusahaan induk terlevih dulu garus disesuaikan untuk mencerminkan prinsip perusahaan induk sebelum translasi.
Pada saat perkiraan-perkiraan perushaan anak ditranslasikan dengan suatu cara yang dapat mempertahankan valuta local sebagai unit pengukuran
Ada situasi dimana translasi tidak perlu dilakukan sama sekali, yaitu
v  tidak tepat dilakukan antara valuta yang sangat tidak stabil dengan valuta yang sangat stabil. Tidak menghasilkan informasi yang berguna dalam metode translasi apapun.
v  Tidak ada translasi berarti tidak ada konsolidasi.
v  Tidak diperlukan ketika laporan keuangan perusahaan independen dikeluarkan hanya untuk tujuan pemberian informasi kepada penduduk Negara lain yang dalam pembangunan ekonomi yang sama dan memiliki valuta nasional yang sama.
v  Tidak perlu dilakukan bagi laporan manajemen khusus tertentu.
Keuntungan dan Kerugian Translasi
Pendekatan deferral (penundaan)
Kelemahan :
Nilai tukar tidak kembali ke keadaan semula dengan sendirinya
Situasi-situasi

Disposisi alternative adalah dengan memasukkan setiap keuntungan dan kerugian yang timbul dari translasi suatu posisi kewajiban terbuka neto sebagai suatu penyesuaian atas nilai kewajiban valuta asing yang tercatat.

Perdebatan akuntansi translasi
ü  Sebelum 1965àpraktik translasi diatur oleh Accounting search Bulletin No.4.
§  Menganjurkan pemakaian metode berlaku-historis
§  Pengaruh penundaan dalam neraca untuk melindungi lini bawah perusahaan multinasional dari fluktuasi nilai tukar.
ü  1965-1975
Bab 12ARB No.43 membolehkan pengecualian khusus bagi metode berlaku-historis. (persediaan, hutang jangka panjang, perbedaan yang timbul karena akuisisi)
ü  1975-1981
Memandatkan kepatuhan terhadap prinsip translasi temporal
ü  1981-sekarangàDiterbitkan Statement of Financial Accounting Standards No.52

Karakteristik-karakteristik standar no 52
Tujuan translasi
1.      Merefleksikan dalam laporan konsolidasi, hasil-hasil dan hubungan keuangan yang diukur dalam valuta primer yang dipakai masing-masing entitas yang terkonsolidasi.
2.      Menyediakan informasi yang secara umum sesuai dengan dampak ekonomi perubahan nilai tukar yang diharapkanatas aruskas dan ekuitas perusahaan.

Laporan Keuangan Valuta Asing
Translasi ketika valuta local merupakan valuta fungsional
Prosedur kurs berlaku:
1.      Semua aktiva dankewajibanvaluta asing ditranslasikan ke dolar memakai kurs berlaku pada tanggal neraca; perkiraan modal ditranslasikan memakai kurs historis
2.      Pendapatan dan beban ditranslasikan memakai kurs yang berlaku pada tanggal transaksi
3.      Keuntungan dan kerugian translasi dilaporkan dalam suatu komponen terpisah dari modal saham konsolidasi.

Penyesuaian translasi  dalam metode kurs berlaku timbul ketika :
a)      Saldo valuta asing akhir tahun ditranslasikan memakai kurs berlaku yang berbedadengan kurs yang digunkan untuk mentranslasikan saldo akhir periode sebelumnya.
b)      Laporan keuangan baluta asing ditranslasikan dengan kurs berlaku ayng berbeda dengan kurs yang digunakan selama periode yang bersangkutan
Translasi ketika dolar AS merupakan valuta fungsional
Dianjurkan oleh FAS no.8 memakai metode temporal sbb;
1.      Asset dan kewajiban monetr ditranslasikan memaki kurs yang berlaku pada tanggal laporan keuangan
2.      Pendapatan dan beban ditranlasikan memakai kurs rata-rata untuk periiode yang dimaksud kecuali item yang berkaitan dengan nonmoneter.
3.      Keuntungan dan kerugian translasi dimasukkan dalam laba berjalan.

Translasi ketika valuta asingsebagai valuta fungsional
Paragraph 16 FAS no.52 mewajibkan perlakuan berikut ini bagi transaksi valuta asing:
1.      Pada tanggal transaksi diakui, tiap aktiva, kewajiban, pendapatan, beban, keuntungan, atau kerugian yang munculdari transaksi harusdiukur dan dicatat dalam valuta fungsional entitas yang bersangkutan dengan memakai kurs yang berlaku pada tanggal tersebut.
2.      Pada tiap tanggal neraca, saldo tercatat yang didenominasi dalam valuta lain selain valuta fungsional entitas yang bersangkuta harus disesuaiakn untuk mereflesikan kurs berlaku.

o   Sudut pandang transaksi tunggalàpenyesuaian pertukaran diperlakukan sebagai suatu penyesuaian atas perkiraan transaksi asli dan kemudian dilanjutkan dengan penyelesaiannya.
o   Sudut pandang transaksi-Gandaàpenagihan piutang dianggap sebagai kejadian terpisah dari penjualannya. Untuk tujuan keseragaman, FAS no52 mewajibkan metode transaksi-ganda bagi akuntan transaksi valuta asing.

Kontrak Forward
àdigunakan importer atau eksportir pada saat barang yang di invoice dalam valuta asing, dibeli dadri atau dijual kepada pihak-pihak di luar negeri
àuntuk meng-hedge piutang atau hutangvaluta asing, untuk menutupi keuntungan dan kerugian translasi, dan untuk melakukan spekulais valuta asing.
Tujuan à melindungi risiko keuntungan atau kerugian transaksi yang timbul akibat fluktuasi nilai tukar antara tanggal transaksi dan tanggal penyelesaian.



Kontroversi Berlanjut:
Perspektif Pelaporanàmengadopsi valuta tempat operasi luar negeri berada sebagai valuta fungsional àMata uang AS
Konsep Laba àmenyediakan keapda pembaca laporan keuangan angka-angka laba yang lebih akurat dan tidak begitu membingungkan.

Translasi Valuta Asing dan Inflasi
Telah dibuktikan secara empiris tingkat inflasi suatu Negara berhubungan terbalik dengan nilaieksternal valutanya. Konsekuensinya, pemakaian kurs berlaku untuk mentranslasikan biaya aktiva non moneter, yang terdapat dalam lingkungan inflasioner, pada akhirnya akan menghasilkan valuta domestic ekivalen yang jauh lebih rendah dari basis pengukuran aslinya.