Perong (kucing jantan yang berwarna hitam dan putih)kondisi diatas ketika masih hidup. Meskipun sebelumnya telah ditembak ditangan kananya. bekas luka bisa terlihat tepatnya diatas kepala kucing kecil yang berwarna orange itu.
Perong (kucing jantan yang berwarna hitam dan putih)kondisi diatas ketika masih hidup. Meskipun sebelumnya telah ditembak ditangan kananya. bekas luka bisa terlihat tepatnya diatas kepala kucing kecil yang berwarna orange itu
kondisi diatas adalah bangkai Perong setelah ditemukan oleh satpam komplek elite setraduta bandung. Perong tidak pulang ke rumah seharian.
kondisi Perong yang mengenaskan disemak belukar, korban tembak oleh salah seorang warga komplek elite setraduta blok L5 bandung. jasadnya sudah membengkak dan dikerubuti lalat. sungguh mengenaskan nasib hewan mungil. kucing juga berhak untuk hidup. ini benar-benar nyata terjadi kasus penembakan kucing di kawasan komplek elite setraduta bandung blok L5. ini bukan kali pertama, tersangka sudah sering menembaki kucing-kucing. khususnya Perong, ini kasus penembakan yang kedua kalinya sehingga menyebabkan tewasnya Perong.
CatLovers Sidareja Catlovers cilacap Forum Adopsi Kucing Cilacap https://www.facebook.com/RKbdg/timeline https://www.facebook.com/Bandung-Peduli-Kucing-1906178219607808/?fref=ts saya ingin curcol. Baru sekarang ketahuan TETANGGA saya MENEMBAKI KUCING yang masuk ke dalam halaman rumahnya. Dari awal saya sudah curiga karena ada bangkai kucing di buang disebelah rumah saya. Biasanya banyak kucing yang berlalu lalang di jalan depan rumah, tapi sekarang sudah gak ada. Lalu saya mendapati kucing yang terluka berdarah di bagian tangan kanan seperti bolong dan ketek tangan kirinya lecet2 (meleh-meleh). saya merasa kasian dan merawatnya hingga sekarang alhamdulilah sudah kering lukanya meskipun tetap pincang, tapi dibagian bekas luka yang dulu bolong didalamnya kayak ada sesuatu yang keras. Kucing itu saya kasih nama "Perong". saya menduga itu peluru atau tulang yang patah. Selain itu saya punya kucing satu lagi namanya "Doreng" sedang menyusui, tau-tau pulang kondisinya sudah luka berdarah, bengkak dan tidak sanggup berdiri. Lukanya persis seperti luka Perong yang dulu. Mengejutkan Baru-Baru Sekarang, Tukang Bersih-Bersih Tetangga saya itu bilang ke Mamah saya " Itu kucing ko masih hidup?ajaib sekali padahal udah ditembak 3 kali dan sudah tergeletak..
Ilmu itu lebih baik daripada harta. Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta. Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta terhukum. Harta itu kurang apabila dibelanjakan tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan #Ali Bin Abi Thalib
Senin, 28 Desember 2015
Selasa, 22 Desember 2015
Senin, 14 Desember 2015
Evi Lestari : Translasi Valuta Asing
Evi Lestari : Translasi Valuta Asing: TRANSLASI VALUTA ASING Sebagian besar masalah yang berkaitan dengan translasi valuta berasal dari fakta bahwa kurs-kurs valuta asing yang di...
Senin, 07 Desember 2015
KUCING BERHAK HIDUP!
Sobat CatLovers Sidareja Catlovers cilacap Forum Adopsi Kucing Cilacapsaya ingin curcol. Baru sekarang ketahuan TETANGGA saya MENEMBAKI KUCING yang masuk ke dalam halaman rumahnya. Dari awal saya sudah curiga karena ada bangkai kucing di buang disebelah rumah saya. Biasanya banyak kucing yang berlalu lalang di jalan depan rumah, tapi sekarang sudah gak ada. Lalu saya mendapati kucing yang terluka berdarah di bagian tangan kanan seperti bolong dan ketek tangan kirinya lecet2 (meleh-meleh). saya merasa kasian dan merawatnya hingga sekarang alhamdulilah sudah kering lukanya meskipun tetap pincang, tapi dibagian bekas luka yang dulu bolong didalamnya kayak ada sesuatu yang keras. Kucing itu saya kasih nama "Perong". saya menduga itu peluru atau tulang yang patah. Selain itu saya punya kucing satu lagi namanya "Doreng" sedang menyusui, tau-tau pulang kondisinya sudah luka berdarah, bengkak dan tidak sanggup berdiri. Lukanya persis seperti luka Perong yang dulu. Mengejutkan Baru-Baru Sekarang, Tukang Bersih-Bersih Tetangga saya itu bilang ke Mamah saya " Itu kucing ko masih hidup?ajaib sekali padahal udah ditembak 3 kali dan sudah tergeletak..
Kamis, 03 Desember 2015
WAKIL PRESIDEN RI JUSUF KALA RESMIKAN RFCC CILACAP
WAKIL PRESIDEN RI JUSUF KALA RESMIKAN RFCC CILACAP
Jum`at, 27 November 2015 13:32:58 - oleh : arin_bercahaya
CILACAP - Kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Kilang Pertamina RU IV Cilacap akhirnya diresmikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di lapangan Pertamina Donan, Kamis (26/11) sore .
RFCC akan mengolah feed stock berupa low sulfur waxy residue (LSWR) sebanyak 62 ribu barel per hari yang dihasilkan dari Crude Distillation Unit (CDU) II menjadi produk bernilai tinggi. Yakni HOMC, peningkatan produksi LPG dan produk baru propylene. Proyek dengan nilai investasi 846,89 US Dollar tersebut dilaksanakan oleh konsorsium Adhi-GS E&C.
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, RFCC memiliki 21 unit equipment dan telah sukses beroperasi dengan meneteskan produk perdananya pada 30 September 2015 lalu. Pada saat beroperasi 100 persen, katanya RFCC dapat memproduksi HOMC sekitar 37 ribu barel per hari, LPG sebanyak 1.066 ton per hari dan propylene sebanyak 430 ton per hari.
Dari produksi HOMC tersebut, mayoritas diproses lebih lanjut untuk diproduksikan menjadi premium. "Saat ini produksi premium dari kilang Cilacap sebanyak 61 ribu barel per hari. Dan dengan beroperasinya RFCC, maka produksi premium kilang Cilacap menjadi 91 ribu barel per hari. Dengan demikian impor premium dapat ditekan" tandas Dwi.
Lebih lanjut, Pertamina terus berkomitmen untuk melakukan upgrading dan pengembangan Kilang Cilacap dan kilang-kilang milik perusahaan lainnya. "Dengan semakin efisiennya kilang Pertamina semakin kompetitif dalam persaingan dalam penyediaan BBM di pasar yang semakin terbuka," ujar dia.
Selain itu menurutnya, banyak dampak berganda yang dapat dirasakan oleh masyarakat dari setiap proyek yang dilaksanakan Pertamina. Sebagai contoh, proyek RFCC yang dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi 8.700 orang selama proyek dan 400 orang saat beroperasi.
Katanya, RFCC Cilacap juga telah memberikan kontribusi pajak untuk pemerintah dan percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar proyek, bahkan manfaat dapat menjangkau tidak kurang dari 16.000 orang selama proyek berlangsung.
Sementara Wapres Jusuf Kalla dalam pidatonya menyampaikan, pemerintah mendukung penuh upaya-upaya bagi terwujudnya kemandirian energi nasional. Di antaranya melalui peningkatan produksi BBM di dalam negeri untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. "Secara bertahap Indonesia harus dapat mengurangi impor BBM, bahkan dengan terus bertambahnya kapasitas kilang sebagaimana telah dan akan dilaksanakan Pertamina ke depan, kami optimistik Indonesia dapat terbebas sama sekali dari impor BBM," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla disela-sela peresmian RFCC Cilacap.
Kunjungan kerja Wakil Presiden di Cilacap didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja diantaranya Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah yang diwakili PLH Sekda Jawa Tengah, Joko Sutrisno, Msi, Forkompinda Jawa Tengah, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Akhmad Edi Susanto, forkompinda Kabupaten Cilacap dan undangan lain.(arin)
CILACAP-PT Pertamina (Persero)
CILACAP-PT Pertamina (Persero) menetapkan JGC Corporation sebagai kontraktor engineering, procurement, and contruction Proyek Langit Biru Cilacap senilai US$392 juta yang memungkinkan produksi gasoline dari Refinery unit Iv Cilacap 100% memiliki RON 92 dengan total kapasitas 91.000 barel per hari.
Penandatangan penetapan kontrak dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto,Chairman Emeritus JGC Corporation Yoshihiro Shigehisa, dan Presiden Direktur encona Inti Industri Y.B.Haryono serta disaksikan oleh Wakil Presiden Jusuf kalla dan jajaran menteri Kabinet Kerja di Cilacap,Kamis(26/11).
Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, mengatakan Proyek langit Biru Cilacap, atau Cilacap Blue Sky Project merupakan salah satu proyek peningkatan spesifikasi gasoline dari semula RON 88 menjadi RON 92. Proyek ini adalah kelanjutan dari RFCC yang telah tuntas dan beroperasi sejak Oktober 2015.
Proyek yang ditargetkan selesai selama 34 bulan sejak penandatanganan kontrak, meliputi tiga kegiatan utama yaitu melakukan revamping dengan mengubah pola operasi Unit Platforming I dari fix bed catalyst menjadi continuous catalyst regenation yang memungkinkan kadar oktan dari gasoline yang diproduksi lebih tinggi,membangun unit baru berupa Light Naphtha Hydro treating dan Isomerization dengan kapasitas 21.500 barel per hari, serta pembangunan unit baru berupa utilitas dan offisite. Total investasi yang diperlukan untuk pelaksanaan proyek sebesar US$392 juta.
Apabila proyek tersebut tuntas maka RU IV Cilacap akan menghasilkan gasoline dengan kadar RON 92 dengan spesifikasi menuju Euro IV yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian,impor HOMC juga dapat ditekan dengan signifikan,kata Dwi Soetjipto.
Dwi menambahka,selama pelaksanaan proyek tersebut tidak kurang dari 2.000 tenaga kerja akan terlibat."Sehingga diharapkan PLBC dapat memberikan dampak berganda yang positif bagi kesejahteraan masyarakat,khususnya lokal Cilacap.(arin).
http://www.cilacapkab.go.id/v2/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=5085
Penandatangan penetapan kontrak dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto,Chairman Emeritus JGC Corporation Yoshihiro Shigehisa, dan Presiden Direktur encona Inti Industri Y.B.Haryono serta disaksikan oleh Wakil Presiden Jusuf kalla dan jajaran menteri Kabinet Kerja di Cilacap,Kamis(26/11).
Direktur Utama Pertamina, Dwi Soetjipto, mengatakan Proyek langit Biru Cilacap, atau Cilacap Blue Sky Project merupakan salah satu proyek peningkatan spesifikasi gasoline dari semula RON 88 menjadi RON 92. Proyek ini adalah kelanjutan dari RFCC yang telah tuntas dan beroperasi sejak Oktober 2015.
Proyek yang ditargetkan selesai selama 34 bulan sejak penandatanganan kontrak, meliputi tiga kegiatan utama yaitu melakukan revamping dengan mengubah pola operasi Unit Platforming I dari fix bed catalyst menjadi continuous catalyst regenation yang memungkinkan kadar oktan dari gasoline yang diproduksi lebih tinggi,membangun unit baru berupa Light Naphtha Hydro treating dan Isomerization dengan kapasitas 21.500 barel per hari, serta pembangunan unit baru berupa utilitas dan offisite. Total investasi yang diperlukan untuk pelaksanaan proyek sebesar US$392 juta.
Apabila proyek tersebut tuntas maka RU IV Cilacap akan menghasilkan gasoline dengan kadar RON 92 dengan spesifikasi menuju Euro IV yang lebih ramah lingkungan. Dengan demikian,impor HOMC juga dapat ditekan dengan signifikan,kata Dwi Soetjipto.
Dwi menambahka,selama pelaksanaan proyek tersebut tidak kurang dari 2.000 tenaga kerja akan terlibat."Sehingga diharapkan PLBC dapat memberikan dampak berganda yang positif bagi kesejahteraan masyarakat,khususnya lokal Cilacap.(arin).
http://www.cilacapkab.go.id/v2/?pilih=news&mod=yes&aksi=lihat&id=5085
Rabu, 02 Desember 2015
Selasa, 07 Juli 2015
Senin, 15 Juni 2015
COBA-COBA SKETSA WONG CILACAP
Belajar bikin sketsa tuh emang ga semudah membalikan telapak tangan. Perlahan tapi pasti meskipun niatnya bikin sketsa gituan ekh jadinya malah ginian ,,,, ya bersyukur slalu alhamdulilah semoga dengan giat belajar membuat kita semakin lebih baik.
Ga ada sesuatu yang sia-sia,,,, semangat pagi https://www.facebook.com/lestary8
Langganan:
Postingan (Atom)



