WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI----WELCOME TO ATRI LESTARI

Kamis, 03 Desember 2015

WAKIL PRESIDEN RI JUSUF KALA RESMIKAN RFCC CILACAP

WAKIL PRESIDEN RI JUSUF KALA RESMIKAN RFCC CILACAP

Jum`at, 27 November 2015 13:32:58 - oleh : arin_bercahaya
CILACAP - Kilang Residual Fluid Catalytic Cracking (RFCC) Kilang Pertamina RU IV Cilacap akhirnya diresmikan oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di lapangan Pertamina Donan, Kamis (26/11) sore .
RFCC akan mengolah feed stock berupa low sulfur waxy residue (LSWR) sebanyak 62 ribu barel per hari yang dihasilkan dari Crude Distillation Unit (CDU) II menjadi produk bernilai tinggi. Yakni HOMC, peningkatan produksi LPG dan produk baru propylene. Proyek dengan nilai investasi 846,89 US Dollar tersebut dilaksanakan oleh konsorsium Adhi-GS E&C.
Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto mengatakan, RFCC memiliki 21 unit equipment dan telah sukses beroperasi dengan meneteskan produk perdananya pada 30 September 2015 lalu. Pada saat beroperasi 100 persen, katanya RFCC dapat memproduksi HOMC sekitar 37 ribu barel per hari, LPG sebanyak 1.066 ton per hari dan propylene sebanyak 430 ton per hari.
Dari produksi HOMC tersebut, mayoritas diproses lebih lanjut untuk diproduksikan menjadi premium. "Saat ini produksi premium dari kilang Cilacap sebanyak 61 ribu barel per hari. Dan dengan beroperasinya RFCC, maka produksi premium kilang Cilacap menjadi 91 ribu barel per hari. Dengan demikian impor premium dapat ditekan" tandas Dwi.
Lebih lanjut, Pertamina terus berkomitmen untuk melakukan upgrading dan pengembangan Kilang Cilacap dan kilang-kilang milik perusahaan lainnya. "Dengan semakin efisiennya kilang Pertamina semakin kompetitif dalam persaingan dalam penyediaan BBM di pasar yang semakin terbuka," ujar dia.
Selain itu menurutnya, banyak dampak berganda yang dapat dirasakan oleh masyarakat dari setiap proyek yang dilaksanakan Pertamina. Sebagai contoh, proyek RFCC yang dapat memberikan lapangan pekerjaan bagi 8.700 orang selama proyek dan 400 orang saat beroperasi.
Katanya, RFCC Cilacap juga telah memberikan kontribusi pajak untuk pemerintah dan percepatan pertumbuhan ekonomi di wilayah sekitar proyek, bahkan manfaat dapat menjangkau tidak kurang dari 16.000 orang selama proyek berlangsung.
Sementara Wapres Jusuf Kalla dalam pidatonya menyampaikan, pemerintah mendukung penuh upaya-upaya bagi terwujudnya kemandirian energi nasional. Di antaranya melalui peningkatan produksi BBM di dalam negeri untuk memenuhi permintaan yang terus meningkat. "Secara bertahap Indonesia harus dapat mengurangi impor BBM, bahkan dengan terus bertambahnya kapasitas kilang sebagaimana telah dan akan dilaksanakan Pertamina ke depan, kami optimistik Indonesia dapat terbebas sama sekali dari impor BBM," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla disela-sela peresmian RFCC Cilacap.
Kunjungan kerja Wakil Presiden di Cilacap didampingi sejumlah menteri Kabinet Kerja diantaranya Menteri ESDM Sudirman Said, Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti. Kegiatan tersebut juga dihadiri Gubernur Jawa Tengah yang diwakili PLH Sekda Jawa Tengah, Joko Sutrisno, Msi, Forkompinda Jawa Tengah, Bupati Cilacap Tatto Suwarto Pamuji, Wakil Bupati Akhmad Edi Susanto, forkompinda Kabupaten Cilacap dan undangan lain.(arin)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar