6/3/2016, pagi itu saya seperti biasa memberi makan dan bermain dengan kucing-kucing yang ada disekitar komplek setmol sampai siang. Waktu menunjukkan pukul 12 kurang seperempat, sebenarnya saya sudah hampir pulang. Namun dari depan ada dua orang perempuan yang nyamperin saya yang tengah duduk dimotor bersama kucing si Orange. Saya kira kedua perempuan itu hendak menanyakan alamat, ternyata kedua perempuan memberikan sebuah majalah yang berjudul "Sadarlah!!! Berfikir Positif".
Ya, seperti judul majalah tersebut. Saya memang dari awal wellcome saja ketika diberi penjelasan mengenai majalah tersebut karena memang saya boleh dikatakan hobi membaca hal-hal yang baru. Kedua perempuan itu memperkenalkan diri kepada saya. Kedua perempuan tersebut berinisial C dan K. Pertemuanku dengan C dan K diawali dengan perkenalan latar belakang keluarga. Sehingga dalam waktu singkat kamipun saling mengetahui latar belakang masing-masing. Keduanya masih berstatus mahasiswa tetapi kuliah di kampus yang berbeda. Sehingga saya simpulkan sendiri, C dan K masih seusia dengan saya. C mengambil jurusan manajemen semester 2 sedangkan K mengambil jurusan desain interior semester akhir. Pertemuanku dengan C dan K, aku sebut dengan ajakan yang memang sifatnya bukan suatu paksaan. Setiap penjelasan yang diberikan C, saya respon balik dengan positif. Bagi saya setiap bacaan yang akan saya baca haruslah jelas sumbernya, berapa bulan/tahun sekali terbitnya, apakah ada aplikasi yang bisa didownload atau websitenya, apa nama perkumpulannya, tempatnya dimana. Sering kali C memberi penjelasan mengenai keyakinannya dan memang didalam majalah yang ditawarkan tersebut banyak terdapat kutipan-kutipan yang berasal dari kitab keyakinannya. Pembicaraan kami tak terasa hampir 15 menit lebih, hingga akhirnya C meminta nomer Hpku. Saya sedikit bingung mau ngasih apa nggak, dalam benak saya mending ngasih pin BBm aja tapi saya ga apal pin saya sendiri, Hp juga disimpan di bagasi motor ribet ngambilnya. Sayapun memutuskan sudahlah ngasih nomer HP aja karena saya sudah hapal nomer HP sendiri. Tepat pukul 12.04, C miscall saya dan pertemuanpun diakhiri dengan ya biasa saja bagi saya. Saya menerima dengan wellcome saja pemberian majalah, buku kutipan-kutipan, beserta surat undangan. Saya memang menerima tapi saya pikirkan mentah-mentah.
Ditambah saya mencari sendiri informasi di internet mengenai ajakan/pemberian informasi dari C dan K. Sayapun menemukan beberapa pendapat dari sumber seperti https://id-id.facebook.com/notes/gereja-bethel-indonesia-mawar-saron/pandangan-gbi-terhadap-saksi-yehova/382732026323/ http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/mualaf/12/01/31/lynz5p-raphael-narbaez-saksi-yehuwa-yang-menemukan-kebenaran-islam-bag-1 http://news.liputan6.com/read/235575/jacko-saksi-yehuwa-dan-islam http://dewandakwahjabar.com/warga-muslim-cimahi-terusik-aksi-kristenisasi-saksi-yehuwa/
Saya orang biasa yang minim pengetahuan, tapi bagi saya INDONESIA luar biasa begitu banyak kebudayaan dan keyakinan. Semoga kedepannya terus bisa menjaga kedamaian.
Untukku agamaku, dan untukmu agamamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar